Kroasia Dihancurkan Timnas Inggris, Luka Modric Tidak Pernah Semalu Ini
KAPAL SPORTS - Luka Modric merasa sangat malu karena menjadi bagian dari skuad Timnas Kroasia yang baru saja dihancurkan Timnas Inggris.
Bermain di kandang sendiri, Kroasia kalah dari Inggris dalam lanjutan UEFA Nations League 2026-2027, Sabtu (3/10/2026) di Stadion Rujevica, Rijeka.
Tidak tanggung-tanggung, negara yang pernah sukses di Piala Dunia dengan menjadi peringkat 3 pada 1998 dan 2022 serta runner-up 2018 itu dihantam 0-7 oleh Tim Tiga Singa!
Dengan Inggris berpesta gol dari Harry Kane pada menit ke-8 dan 53, Jude Bellingham (21'), Anthony Gordon (39'), Bukayo Saka (45' dan 68'), serta Morgan Rogers (87'), Kroasia hanya menorehkan 1 shot on target sepanjang laga.
Tim yang sekarang dilatih lagi oleh Slaven Bilic itu padahal menurunkan pemain-pemain terbaiknya seperti kiper Dominik Livakovic, bek Josko Gvardiol, serta gelandang Mateo Kovacic-Petar Sucic-Martin Baturina.
Dua legenda Timnas Kroasia ikut menjadi starter, yaitu Ivan Perisic dan Luka Modric.
Modric bermain sekitar 57 menit sebelum digantikan bek Kristijan Jakic. Saat gelandang AC Milan itu ditarik keluar, Kroasia sudah tertinggal 0-5.
Sebagai perbandingan, kedua tim belum lama ini bertemu di fase grup Piala Dunia 2026 dengan Kroasia hanya kalah dengan skor 2-4.
Hasil 0-7 di Rijeka itu langsung mengukir sejarah dengan menjadi kekalahan terbesar yang pernah dialami Kroasia.
Usai pertandingan, Modric mengungkapkan rasa malunya menjadi bagian dari tim Kroasia yang mencetak sejarah buruk itu.
"Sulit menjelaskan penampilan seperti itu, tanpa pertarungan, agresivitas, atau semangat tim," katanya seperti dikutip dari Sportske Novosti.
"Saya sudah berada di tim ini selama 20 tahun, tetapi untuk pertama kalinya, saya merasa malu setelah menjalani sebuah pertandingan."
"Anda boleh kalah, ada tim-tim yang lebih kuat daripada kami saat ini, tetapi tidak dengan cara seperti ini dan merusak reputasi yang telah kami dapatkan selama bertahun-tahun."
Sejak berdiri sendiri dan terafiliasi ke FIFA pada 1992, Kroasia memang telah membangun reputasi sebagai salah satu tim elite di Eropa.
Dari peringkat 125 dunia pada 1994, Kroasia langsung menempati posisi ke-3 dalam ranking FIFA setelah debut mereka di Piala Dunia 1998.
"Kekalahan ini tidak bisa diterima, saya merasa sangat malu," lanjut pengoleksi 205 caps yang mulai tampil memperkuat Kroasia sejak 2006 itu.
"Anda tidak bisa bermain sepak bola seperti ini. Bahkan jika Anda bermain dengan 2 orang lebih sedikit, Anda tidak bisa melakukannya seperti ini. Ini seperti kami lebih sedikit 4-5 pemain dari lawan!"
"Sebuah malam bencana. Kami tidak boleh menuding siapa-siapa dan mencari kambing hitam, tetapi tim harus bersatu menjalani momen ini."
"Kami pernah pulih dari situasi-situasi yang sulit, kami pernah kalah dengan buruk, tetapi saya belum pernah mengalami perasaan seperti ini setelah sebuah pertandingan di tim nasional," pungkas pemain berusia 41 tahun itu.
Kekalahan dari Inggris ini membuat Kroasia tetap berada di peringkat 3 Grup 3 Liga A UEFA Nations League 2026-2027.
Dengan selisih gol yang jelek, Modric dkk. berada dalam trayek untuk mengikuti play-off menghindari degradasi ke Liga B dengan mereka untuk sementara menjadi tim peringkat 3 grup terburuk.
Hot Promo Di KapalJudi :
- Bonus Deposit Harian 5% (Max Rp. 100.000 TO X3)
- Bonus Cashback Sportbook Mingguan Hingga 15% ( Senin )
- Bonus Rollingan Mingguan Sportbook Refferal 0,1% ( Senin )
- Bonus Refferal Sportbook Mingguan 2,5% Seumur Hidup ( Senin )
- Bonus Cashback Slot Mingguan Hingga 15% ( Senin )
- Bonus Rollingan Poker 0.2% ( Senin )
PROMO TOGEL KAPALJUDI
- Discount 4D : 66.00%
- Discount 3D : 59.00%
- Discount 2D : 29.00%
- Colok Angka (1A) : 5%
- Colok Macau (2A) : 15%
- Colok Naga (3A) : 15%
- Colok Jitu : 8%
- Kombinasi : 5%
- Shio : 12%
Silahkan Bosku^^


Komentar
Posting Komentar