Como Datang-datang Langsung Bantai Mantan Semifinalis, Inikah Debut Terbaik di Liga Champions?

 

KAPAL SPORTS - Klub milik Grup Djarum, Como 1907, mencatatkan sejarah penting dalam penampilan pertamanya di Liga Champions.

Mentas sebagai pendatang baru, tim asuhan Cesc Fabregas langsung meledak dengan meraih kemenangan telak atas RB Leipzig.

Kamis (10/9/2026), Como menggilas tim semifinalis musim 2019-2020 itu dengan skor 4-1 di Stadion Giuseppe Sinigaglia.

Gol-gol I Lariani disumbangkan oleh Martin Baturina dan Antonios Douvikas di babak pertama.

Kemudian Assane Diao dan Maximo Perrone menyusul untuk mencatatkan nama di papan skor selepas jeda.

Di pihak lain, Leipzig hanya sempat memperkecil selisih skor melalui gol Andrija Maksimovic.

Kemenangan 4-1 atas tim yang lebih berpengalaman tampil di pentas antarklub terelite Eropa adalah penanda debut luar biasa bagi klub yang beberapa musim lalu levelnya semenjana.

Leipzig sudah tujuh musim beruntun tak pernah absen di Liga Champions.

Sebagai komparasi paradoksikal, tujuh tahun lalu Como baru menjuarai Serie D.

Kompetisi tersebut menempati level keempat dalam strata kejuaraan Liga Italia atau yang tertinggi pada jenjang liga semi-profesional.

Sejak diakuisisi Keluarga Hartono pada April 2019, I Lariani terus meroket hingga mendapatkan promosi kembali ke Serie A dalam tahun kelimanya.

Tiket pertama ke Liga Champions pun berhasil direbut pada tahun ketujuh kepemimpinan Grup Djarum.

Sejarah tak berhenti sampai di situ. Datang-datang, Nico Paz cs langsung memetik kemenangan telak dalam penampilan pertamanya di UCL.

Mereka juga resmi mencatatkan diri sebagai salah satu kontestan anyar dengan hasil terbaik.

Setidaknya dalam format kompetisi era Liga Champions, ada tiga contoh debutan hebat lain yang langsung memesona pada babak utama (dulu fase grup, kini fase liga).

Como paling spesial karena menjadi pendatang baru yang langsung menang dengan selisih tiga gol dan menjebol gawang musuh empat kali.

Berikut contoh tiga debutan dengan hasil memukau yang mendahului I Lariani.

1. Leicester City (2016-2017)

Jamie Vardy (kiri) sempat mengantar Leicester City sampai perempat final Liga Champions 2016-2017.

Merebut jatah Liga Champions sebagai juara kejutan Premier League, The Foxes memulai kiprahnya di fase grup dengan menggilas Club Brugge 3-0.

Secara luar biasa pula, Jamie Vardy dkk melaju sampai perempat final sebelum disingkirkan Atletico Madrid.

2. Malaga (2012-2013)

Kontestan kejutan dari Spanyol ini lolos ke Liga Champions dengan melalui babak play-off.

Generasi emas Isco dkk melakoni debut dengan kemenangan 3-0 atas Zenit St Petersburg di fase grup.

Seperti halnya Leicester, langkah Malaga kandas di perempat final. Mereka gugur hanya karena dua gol larut Dortmund pada masa injury time.

3. Udinese (2005-2006)

Udinese mendapat tiket UCL setelah finis di peringkat empat Serie A dan berjuang dari babak Kualifikasi III.

Antonio Di Natale cs langsung menggebrak pada laga pertamanya di fase grup dengan menghajar Panathinaikos 3-0.

Namun, mereka gagal lolos ke tahap berikutnya dan harus puas dengan tiket lungsuran ke Piala UEFA sebagai tim peringkat ketiga di grup.


Hot Promo Di KapalJudi :

- Bonus Deposit Harian 5% (Max Rp. 100.000 TO X3)
- Bonus Cashback Sportbook Mingguan Hingga 15% ( Senin )
- Bonus Rollingan Mingguan Sportbook Refferal 0,1% ( Senin )
- Bonus Refferal Sportbook Mingguan 2,5% Seumur Hidup ( Senin )
- Bonus Cashback Slot Mingguan Hingga 15% ( Senin )
- Bonus Rollingan Poker 0.2% ( Senin )


PROMO TOGEL KAPALJUDI

- Discount 4D : 66.00%
- Discount 3D : 59.00%
- Discount 2D : 29.00%
- Colok Angka (1A) : 5%
- Colok Macau (2A) : 15%
- Colok Naga (3A) : 15%
- Colok Jitu : 8%
- Kombinasi : 5%
- Shio : 12%

Silahkan Bosku^^

Komentar

Postingan Populer